Search

Tahap-tahap Menulis Skenario Film : #3 SINOPSIS

Updated: Apr 21

Setelah kita belajar tentang logline di artikel sebelumnya, maka kali ini saya akan membahas tentang sinopsis. Tentu kalian semua sudah tahu apa itu sinopsis. Ya, sinopsis adalah ringkasan cerita.

Menulis sinopsis bukanlah mengarang bebas. Penulisan sinopsis harus memperhatikan sistematika tertentu agar pembaca bisa memahami kerangka cerita yang kita persiapkan. Agar sinopsis kita jelas dan mudah dipahami, maka dalam menuliskannya, kita perlu memasukkan poin-poin terpenting cerita. Ada lima poin penting, yaitu :

1. TOKOH

2. PERSOALAN yang dihadapi tokoh

3. KEINGINAN tokoh

4. UPAYA yang dilakukan tokoh untuk mewujudkan keinginan

5. HAMBATAN atau sesuatu yang menghalangi upaya tokoh

Selain kelima hal tersebut, sebenarnya bisa ditambahkan juga poin keenam, yaitu HASIL.

Ini menjelaskan tentang bagaimana endingnya nanti. Bagaimana hasil akhir yang didapatkan oleh tokoh. Tapi poin yang terakhir ini sebenarnya opsional. Bisa dituliskan, tapi bisa juga tidak.

Sinopsis merupakan pengembangan yang lebih medetail dari logline. Artinya, sinopsis tidak bisa menyimpang dari logline. Tetapi ketika di tengah jalan kalian menemukan alternatif cerita yang lebih menarik daripada yang sudah dituliskan di logline awal, itu boleh-boleh saja, tetapi tentu saja logline-nya juga harus diubah. Selanjutnya kita mengembangkan sinopsis cerita dengan logline yang baru. Dalam proses menulis, perubahan-perubahan ini adalah hal yang biasa terjadi. Perubahan itu tidak masalah, tetapi yang harus kita jaga adalah konsistensi. Sinopsis dan logline harus sesuai.

Melanjutkan pembahasan tentang logline di artikel sebelumnya, perkenankan saya untuk sedikit mengulangi, bahwa Logline adalah intisari cerita yang dituliskan dalam satu kalimat.


Saya sempat mencontohkan logline dari film 1917, yaitu :


"cerita tentang kopral Inggris yang menempuh perjalanan berbahaya melewati wilayah musuh untuk menyampaikan pesan kepada pasukan di garda depan agar menghentikan serangan dalam rangka mencegah jatuhnya banyak korban."

Untuk jenis logline yang sudah sangat solid semacam ini, pengembangan sinopsis akan jadi lebih mudah, karena poin-poin penting cerita sudah dirumuskan dengan jelas.

Di artikel itu saya mengatakan bahwa logline itu memuat tiga poin penting. Dan dari contoh yang saya berikan, ketiga hal itu termuat di sana. Tetapi sebenarnya kalau ditelaah lebih lanjut, yang termuat di contoh tersebut tidak hanya tiga tapi lima. Dari contoh saya di situ, poin-poin penting yang diperlukan dalam penulisan sinopsis, sebenarnya sudah memiliki bibit di logline itu.

Pertama :

“cerita tentang kopral inggris”.

Ini adalah penjelasan tentang TOKOHNYA. Dalam pengembangan sinopsis lebih lanjut bisa dituliskan lebih detail tentang kopral inggris ini. Bahwa tidak hanya satu tetapi ada dua orang, meskipun di tengah film yang satu mati, dan tinggal satu orang yang berusaha berjuang melanjutkan misi.

Kedua :

Di sana ada poin, “... dalam rangka mencegah jatuhnya banyak korban”. Ini adalah PERSOALAN yang harus dipecahkan oleh tokoh. Di awal film disebutkan bahwa kalau pasukan garda depan jadi melakukan penyerangan, maka kemungkinan besar mereka akan tumpas, mereka akan mati semua, karena sebenarnya kesempatan melakukan serangan itu adalah jebakan musuh. Maka itu harus dicegah. Serangan itu harus dibatalkan.

Sebenarnya ini adalah persoalan yang dihadapi seluruh pasukan inggris yang ada di sana, bukan cuma persoalan tokoh utama saja. Tetapi begitu sang komandan melimpahkan tanggung jawab untuk menyampaikan pesan berisi perintah penghentian serangan ini kepada dua orang kopral yang merupakan tokoh utama film ini, maka di dalam cerita ini persoalan seluruh pasukan inggris, dilimpahkan menjadi persoalan tokoh utama.

Ketiga:

Poin penting yang ketiga adalah “...menyampaikan pesan kepada pasukan di garda depan agar menghentikan serangan...”. Ini adalah KEINGINAN TOKOH. Dia ingin melaksanakan tugas untuk menyampaikan pesan.

Keempat :

Poin keempat, yaitu tentang UPAYA yang dilakukan tokoh untuk mewujudkan keinginan, hal itu itu termuat di sini : “...menempuh perjalanan berbahaya...”. Ya, film ini adalah film tentang tokoh yang menempuh perjalanan berbahaya.


Kelima :

Poin ke lima, tentang HAMBATAN, termuat di sini: “...melewati wilayah musuh...”.

Kalau kita menonton filmnya, kita akan tahu bahwa hambatannya sangat banyak, dan dramatis. Tetapi sekian banyak hambatan itu, sebenarnya berawal dari satu hal, yaitu karena mereka melewati wilayah musuh.

Demikianlah lima poin terpenting ada di sana. Ketika kita ingin mengembangkan menjadi sinopsis maka langkah yang dilakukan adalah membuat penjabaran yang lebih jelas tentang ke lima poin tersebut.

Poin-poin ini penting untuk kita pahami, agar gagasan kita tentang cerita yang kita rancang, bisa dirumuskan dengan sistematis dan jelas, namun singkat dan efisien.

Kalau kalian sudah paham tentang ke lima poin tersebut, maka ini saatnya untuk kalian menerapkannya dalam proses penulisan sinopsis. Kalau kalian sudah punya ide cerita, sekarang saatnya memastikan bahwa dalam ide cerita kalian itu, kalian sudah bisa menentukan siapa tokoh utamanya, apa persoalan yang dihadapi tokoh, apa keinginan tokoh, apa upaya yang dilakukan tokoh untuk mewujudkan keinginannya atau untuk mengatasi persoalannya, dan selanjutya yang sangat penting adalah apa hambatan yang dihadapi oleh tokoh.

Untuk kalian yang masih belum bisa merumuskan kelima poin tersebut, sebaiknya rumuskan dulu sebelum melangkah ke tahap penulisan selanjutnya. Kalau poin-poin itu belum dirumuskan dan kalian langsung mengarang bebas menulis sinopsis, biasanya jadinya sinopsisnya tidak jelas, atau berputar-putar membingungkan, tidak nyambung satu sama lain, dan tidak fokus mau menceritakan apa.

Jadi, saran saya; luangkan waktu untuk memikirkan, merenungkan, dan merumuskan poin-poin itu. Kadang proses ini bisa memakan waktu yang agak lama, tapi nikmati saja prosesnya, karena ini bisa jadi proses yang menyenangkan.

Kemudian bagi kalian yang sudah bisa menentukan kelima poin tersebut, maka saya ucapkan selamat, karena itu artinya kalian sudah benar-benar memahami apa yang akan kalian ceritakan. Dan kalian sudah siap untuk menciptakan sinopsis cerita yang bagus.

Selanjutnya, agar kalian bisa semakin memahami, saya akan memberikan contoh perumusan sinopsis untuk film yang saya sutradarai sendiri, 'Doremi and You'. Dari contoh ini silakan perhatikan tentang tokoh, persoalan, keinginan, upaya, dan hambatan yang termuat di dalam sinopsis. Kelima poin itu termuat di dalamnya.

Dan sinopsis film doremi and you itu seperti ini:


"Putri, Markus, Anisa, dan Imung adalah sekelompok sahabat dari latarbelakang etnis yang berbeda tetapi mereka sangat akrab satu-sama lain. Mereka bersekolah di sekolah yang sama meskipun tidak satu kelas. Tempat tinggal mereka berdekatan dan setiap hari mereka berangkat dan pulang sekolah bersama-sama naik sepeda. Markus adalah bendahara kelompok paduan suara sekolah yang diberi tugas untuk mengelola uang pembuatan jaket paduan suara. Suatu hari, mereka melakukan kecerobohan yang menyebabkan uang jaket paduan suara itu hilang, hanyut ke sungai. Mereka sangat ingin mencari uang untuk mengganti uang yang mereka hilangkan. Cara yang mereka tempuh adalah dengan mengikuti kompetisi menyanyi “doremi and you”. Mereka berusaha berjuang agar bisa memenangkan kompetisi itu, dan nanti hadiahnya akan mereka gunakan untuk mengganti uang yang hilang. Persoalan demi persoalan pun muncul mulai dari menentukan siapa yang harus memimpin proses kreatif, menentukan lagu yang akan mereka nyanyikan, menyusun aransemen, mencari referensi penciptaan aransemen yang baik, hingga munculnya perselisihan dan konflik internal yang mengancam keutuhan tim. Di tengah-tengah proses, mereka sempat merasa lega karena Kak Reno, kakak kelas mereka yang jago musik, mau membimbing mereka. Akan tetapi ketika muncul masalah yang mengancam keutuhan tim, Kak Reno memutuskan untuk tidak mau lagi melatih mereka. Selanjutnya perjuangan mereka menjadi semakin berat karena ternyata pada akhirnya Kak Reno justru ikut menjadi peserta kompetisi, dan menjadi pesaing terberat mereka. Mereka pun terus berjuang di tengah-tengah ancaman perpecahan tim."

Demikian tadi contoh penulisan sinopsis film 'Doremi and You'. Semoga bisa bermanfaat buat kalian semua. Pada artikel selanjutnya, saya akan membahas tentang penulisan treatment.

288 views

©2020 by BW Purbanegara.