Di dalam semesta skenario film, dialog bukanlah hal yang sederhana. Sayangnya banyak penulis (terutama penulis pemula) yang terlalu menganggap enteng. Banyak yang berpikir bahwa menulis dialog itu hanya soal memverbalisasikan secara langsung apa yang dimaksudkan oleh tokoh. Padahal jika ditelaah lebih dalam, dialog bukan sekedar soal kata-kata, tapi juga apa yang tersembunyi di balik kata-kata. Semesta percakapan manusia bukanlah dunia yang sepenuhnya terbuka, di mana seringkali apa yang dikatakan seseorang bukanlah yang dimaksudkan, dan apa yang dimaksudkan justru tak terkatakan. Itulah mengapa ketika menulis dialog, penulis skenario tidak sekedar merancang teks yang dikatakan, tapi juga perlu sekaligus memastikan muatan subteks yang tidak terkatakan, serta konteks yang membuat penonton bisa menangkap makna dan juga rasa dari kata-kata dan yang tak terkatakan itu.

 

Di dalam sebuah film, dialog memainkan sejumlah fungsi esensial, diantaranya fungsi penokohan, fungsi eksposisi, fungsi aksi, fungsi peristiwa dan tentunya fungsi dramatik. Dialog yang baik bisa menghidupkan karakter sampai pada sisi batin yang terdalam, membuat konteks cerita lebih dipahami oleh penonton, membuat adegan-adegan dan aksi karakter menjadi semakin kuat, serta membuat cerita lebih dramatis. Selain itu, perlu diketahui juga bahwa untuk menciptakan rangkaian percakapan dengan aliran dramatik yang maksimal, maka proses penulisan dialog juga memerlukan penataan struktur. 

MEKANISME PENDAFTARAN :

  1. Klik tombol DAFTAR yang terdapat di bagian bawah halaman ini.

  2. Isi data diri dengan lengkap pada formulir pendaftaran.

  3. Transfer biaya kelas sejumlah Rp 150.000,- ke Rekening BCA dengan nomor 4451382939 atasnama I G N NYOMAN BAGUS.

  4. Kirimkan bukti transfer via WhatsApp ke nomor 081225495637 ( Bagus Suitrawan ).

  5. Tunggu konfirmasi pendaftaran dari dari kami via chat WhatsApp.

©2020 by BW Purbanegara.