Video Camera

MASA DEPAN FILM INDONESIA

ADA DI TANGANMU

 

Sebagai seorang sutradara sekaligus penulis skenario film Indonesia, salahsatu impian terbesar dalam hidup saya adalah bisa berbagi ilmu kepada generasi baru filmmaker muda Indonesia agar karya-karyanya semakin cemerlang di masa mendatang.

 

Saya tahu, mimpi saya tersebut hanya akan terwujud jika saya bertemu dengan orang-orang kreatif, punya semangat belajar yang tingi, pantang menyerah, dan punya keinginan kuat untuk mencoba hal-hal baru.

 

Saya yakin orang itu adalah Kamu.

 

Mari kita mulai belajar,

bersama saya BW Purbanegara.

 
 
 

TENTANG BW PURBANEGARA

BW PURBANEGARA adalah seorang sutradara dan penulis skenario film asal Yogyakarta. Telah dua kali meraih Piala Citra Festival Film Indonesia untuk kategori film pendek terbaik, yaitu pada tahun 2008 untuk film Cheng-cheng Po dan tahun 2011 untuk film Bermula dari A. Pada tahun 2016, skenario film Ziarah yang ditulisnya mendapatkan nominasi piala citra Festival Film Indonesia ketegori penulis skenario asli terbaik. Pada tahun 2017 mendapatkan penghargaan Best Screenplay ASEAN International Film Festival and Awards di Kuching, Serawak, Malaysia, untuk film Ziarah. Beberapa karya film pendek yang disutradarainya telah malang melintang di berbagai festival film Internasional diantaranya adalah Musafir (Berlin International Film Festival 2009), Bermula Dari A (Busan International FIlm Festival, Clermont Ferrand International Film Festival, Best Short Film Pacific Meridien International Film Festival in Vladivostok Russia 2012, Best Short Film Hanoi International Film Festival 2012). Selain membuat film, BW Purba Negara juga telah berpengalaman menjadi pengajar di Jogja Film Academy, Universitas Multimedia Nusantara, terlibat sebagai mentor Eagle Award Documentary Competition Metro TV, serta berbagai workshop pembuatan film dan penulisan skenario film.

BW_PurbaNegara__kuil-Hanoi.JPG

GET IN TOUCH

Film Set

MAU BELAJAR TENTANG FILM?

Peningkatan kualitas film indonesia yang memuat berbagai gagasan penting, tawaran bentuk baru, serta pilihan estetika yang beragam adalah sesuatu yang harus terus kita perjuangkan sama-sama.

Perjuangan ini harus dilakukan sambil terus mengasah ilmu.

 

Masa depan film Indonesia ada di tangan orang-orang yang mau terus belajar. Lebih dari sekedar belajar cara menulis skenario atau belajar cara menjadi sutradara.  Tetapi di atas itu semua; belajar untuk saling mendengarkan antar sesama dan menghadirkan gagasan sinematik yang bertujuan menggugah banyak orang melalui medium sinema.

Dan tujuan ini hanya bisa dicapai oleh orang yang mau memulainya.

©2020 by BW Purbanegara.